Daerah

Gelar Isra Miraj 1445 H, Lapas Kualatungkal Tampilkan Hadrah dan Ceramah Agama

KUALATUNGKAL.KataFakta.id
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kualatungkal menggelar Peringatan Hari Besar Keagamaan Isra Miraj 1445 H di Masjid At-Taubah Lapas, Sabtu (27/01/24).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kalapas Kuala Tungkal, I Gusti Lanang ACP, Pejabat Lapas Kualatungkal, segenap staf Lapas, Perwakilan Kementerian Agama Tanjabbar, Penceramah √ôstad Muhammad Ahyar, para petugas dan Narapidana (Napi).

Ketua Penitia Ali Sadikin yang menjabat Kasi Binadik dan Giatja, melaporkan bahwa kegiatan hari ini adalah Peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad, SAW 1445 H Tahun 2024.

“Kegiatan bertujuan sebagai upaya mengingat kembali sejarah perjuangan Nabi Muhammad, SAW dan perjalanan miraj Nabi dari Masjidill Haram ke Masjidil Aqso menuju Sidratul Muntaha, yang diikuti oleh petugas dan warga binaan Lapas kelas IIB Kualatungkal terdiri dari 30 petugas lapas dan 465 orang warga binaan,” ungkap Ketua Panitia.

Sementara itu, dalam sambutannya Kalapas mengatakan agar para warga binaan tetap iklas menjalani dalam menghadapi perjalanan hidup yang tidak selalu mulus tentu ada banyak rintangan yang dihadapi.

“Jalan apapun yang telah ditentukan Tuhan YME, harus kita jalani jangan menyerah dam patah semangat dan ditengah jalan, setiap orang memiliki jalannya masing-masing yang harus dilalui dan diselesaikan,” tutur Kalapas.

Kalapas juga menyampaikan bahwa Lapas Kualatungkal telah mengalami Over Kapasitas yang seharuanya diisi oleh 240 orang kini lebih sari 500 orang.

“Yang seharuanya 240 orang mau tidak mau kita harus melayani lebih dari 500, oleh sebab itu ada keterbatasan, akan tetapi kita tetap akan berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Tidak lupa Kalapas berpesan kepada warga binaan untuk meresapi, direnungkan dan dilakukan apa isi dari ceramah Ustad M. Ahyar

Acara Peringati Isra Miraj juga dilanjutkan dengan penampilan group Hadrah yang disembahkan oleh para warga binaan dan ceramah agama oleh Ustad Muhammad Ahyar. (RA/Dn)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button